MENATA AKSES, MENJAGA KESELAMATAN, MERAWAT JEJAK MERAPI
Selasa, 29 September 2026, bertempat di Museum Terbuka Bakalan, dilaksanakan pembahasan rencana perubahan jalan untuk mendukung perlindungan kawasan dari potensi aliran piroklastik atau yang dikenal masyarakat sebagai wedus gembel, sebagaimana terjadi pada erupsi Gunung Merapi tahun 2010.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kapanewon Cangkringan, dan Kalurahan Argomulyo sebagai bentuk sinergi dalam merencanakan penataan kawasan yang memperhatikan aspek keselamatan, pelestarian sejarah, dan keberlanjutan pariwisata.
Menjaga keselamatan hari ini, merawat warisan Merapi untuk generasi mendatang.






























